Hebatnya 4 Ayat Ini Jika Diamalkan Akan Ha ncurkan Ilmu Si.hir di Tubuh Badan Kita.

Jika rasa badan tak selesa dan saket2 ataupun terkena si.hir bolehlah amalkan 4 ayat hebat ini..inshaallah akan hanchorkan si.hir dalam badan.

Si.hir menjadi salah satu perbuatan perbuatan yang tidak disukai oleh Allah SWT. Hal ini kerana ketika seseorang menggunakan ilmu si.hir untuk menclakakan orang lain maka disaat itu ia telah mendekatkan diri kepada syaithon.

Jika seseorang terkena ilmu si.hir, maka orang itu akan mengalami kesaketan, masalah berpanjangan, atau bahkan boleh membawa kepada kemtian. Maka orang di sekitarnya akan berusaha untuk mengeluarkan si.hir tersebut melalui cara ruqyah.

Ruqyah biasanya dilakukan dengan membaca ayat-ayat di dalam Al-Qur’an. Agar ruqyah tersebut mujarab maka kita harus membaca ayat untuk menghanchorkan ilmu si.hir.Oleh itu, ayat apakah yang harus dibaca tersebut? Berikut maklumat selanjutnya.

Al Baqarah Ayat 102

Ayat pertama yang dapat digunakan untuk menghanchorkan si.hir terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 102. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaithon-syaithon pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan si.hir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan si.hir), hanya syaithon-syaithon lah yang kafir (mengerjakan si.hir). Mereka mengajarkan si.hir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Bab ilon yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cubaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan si.hir itu, mereka dapat mencraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli si.hir) tidak memberi mudharat dengan si.hirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan si.hir itu, tiadalah baginya keuntungan di ak hirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan si.hir, kalau mereka mengetahui.”

Al A’raaf Ayat 117-122

Surah selanjutnya yang dapat menghanchorkan ilmu si.hir yakni QS. Al-A’raaf ayat 117-122. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka tipu dayakan. Kerana itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan. Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina. Dan ahli-ahli si.hir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud. Mereka berkata: “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, (yaitu) Tuhan Musa dan Harun”.”

Di dalam ayat tersebut, Allah SWT memberitahukan bahwa Dia telah mewahyukan kepada hamba dan Rasul-Nya, Musa as. dalam situasi yang sangat genting. Yakni situasi untuk membedakan yang haq dan yang bathil. Kemudian Allah memerintahkan kepada Musa agar melemparkan tongkat yang ada di tangan kanannya.

Fa idzaa Hiya talqafu (“Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan.”) Maksudnya memakan. Maa ya’fikuun (“Apa yang mereka tipu dayakan.”) Yaitu, apa yang telah mereka lemparkan dan apa yang mereka buat seakan-akan nyata, padahal sebenarnya adalah bathil.

Ibnu ‘Abbas berkata: “Lalu tongkat Musa itu tidaklah melewati tali-tali dan tongkat-tongkat mereka itu melainkan ditelannya. Akhirnya para ahli si.hir itu mengetahui bahwa hal itu merupakan sesuatu yang datang dari langit dan bukan si.hir. Maka mereka pun meniarapkan diri dengan bersujud seraya mengatakan: aamannaa bi rabbil ‘aalamiina rabbi muusaa wa Haaruuna (“Kami beriman kepada Tuhan semesta alam. Yaitu Tuhan Musa dan Harun.”)

Muhammad bin Ishaq berkata: “Tongkat Musa itu mengejar tali-tali dan tongkat-tongkat mereka satu persatu sehingga apa yang mereka lemparkan itu tidak terlihat lagi di lapangan. Setelah itu, Musa as. mengambil kembali tongkatnya seperti sediakala. Dan para ahli si.hir itu pun bersujud seraya berkata, “Kami beriman kepada Rabb semesta alam, yaitu Rabb Musa dan Harun. Seandainya ia adalah seorang tukang si.hir, nescaya ia tidak dapat mengalahkan kami.

Yunus Ayat 81-82:

Ayat terakhir yang juga dapat digunakan untuk menghanchorkan si.hir ialah QS. Yunus ayat 81-82. Allah SWT berfirman:

“Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: “Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang si.hir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak benarannya” Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-yang membuat kerusakan.Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya)”

Thaha ayat 69

Surah terakhir yaitu QS. Thaha ayat 69, Allah Ta’ala berfirman: “Dan lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, nescaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. “Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang si.hir (belaka). Dan tidak akan menang tukang si.hir itu, dari mana saja ia datang.”

Jika orang-orang yang terkena si.hir ataupun gangguan ji n kemudian dibacakan ayat-ayat di atas, maka mereka akan merasakan tanda-tanda khusus. Di antaranya iaitu akan ada rasa yang menjalar di tubuh, bergetar atau kesemutan dari ujung badan/persendian. Ada pula yang merasakan saket kepala yang hebat serta s esak nafas.

Demikianlah informasi mengenai ayat-ayat yang boleh dibacakan ketika seseorang terkena si.hir dari orang-orang yang mengerjakan kebatilan. Semoga boleh menjadi sumber rujukan bagi kita untuk menolong orang lain yang terkena si.hir. Wallahualam. Semoga bermanfaat.Sila sebarkan.

Video Ustaz Sharhan – Si.hir : Rawatan & Ayat Al-Quran

sumber: karteldakwah


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*